Kamis, 11 Mei 2017

SEHARUSNYA HARGA BAHAN POKOK DI PASAR KITA TIDAK NAIK.

Sepertinya sudah jadi ajang kebiasaan tahunan,di pasar kita.Sulit untuk tidak menaikan harga bahan pokok di saat menjelag puasa Ramadhan.Masalahnya pasar kita ini juga belanjanya di Samarinda dan.Balik papan.? Kalau jaman saya masih belum.punya sepeda motor dan kebun sawit? Jalanan sulit dilalui saat terjebak hujan turun menjadi trending topik yang sangat masuk akal. Dan kita maklum saja jika harga semua bahan pangan jadi mahal. Kita paham itu. Tapi saat ini,jalan raya mulus ditempuh hampir tdk ada hambatan untuk mengangkut semua kebutuhan pokok dari samarinda ke muara  wahau. Yang terjadi adalah mereka para pedagang pasarmuara wahau berlomba belanja sebanyak banyaknya di tumpuk di gudang jauh sebelum bulan mei ini. Ini cara unik dan cara yang dianggap efektif untuk mengeruk keuntungan berlipat lipat. Bagai mana tidak. Jika satu contoh harga minyak goreng di beli sebelum bulan mei harganya semisal 57ribu. Maka diakan jual harga minyak makan 5 litean tersebut jadi 75,rb..
Prlaku bisnis dipasar kita ini tidak akan mungkin mengalami kerugian jika melihat animo belanja masyarakat sangat tinggi.
Dengan.melakukan cara seperti itu maka aturan agama pun tidak lagi jadi patokan saat berjual beli. Padahal kita tahu semua pelaku usaha di muara wahau dan kongbeng ini adalah ORANG BERAGAMA  ISLAM Nah sekarang tinggalah buka hati nurani dan Fikiran serta rasa sosial para pedagang itu..ada tidak?
Lepas dari itu semua,lawong para pembelinya saja oke-oke saja.?
Sebenarnya tidaklah demikian,warga kecil Tahu konsumen akhir selalu jadi bahan obyek penderita.
Dan ironisnya semua aparat pemerintahan yang seharusnyanpeka dan tanggap menjadi garda terdepan untuk segera merubah cara dan pola pikir para pedagang kita agar keadilan sosial dapat juga dirasakan wong ciliknya Muara wahau dan Kongbeng
Di Muara wahau dan kongbeng tidak da petugas kusus yang bekerja dengan swpenuh hati mengawasi harga pasar. Kalaupun ada petugas itu tidak berdaya mendapat iming-iming yang menggiurkan. Lalu.pada siapa kita mengadu saat masyarakat kongbeng mengeluh dengan permainan harga sembako di pasar kita? Kepada anggota dewan asal kongbeng?? Semestinya begitu.

Rabu, 05 April 2017

USAHA KREATIF ALTERNATIF JADI PENGUSAHA SUKSES

Pada mulanya memang sangat menyakitkan dan sangat sulit mewujudkan sebuah mimpi ,untuk jadi nyata.Tetapi sekarang semua mimpi dan dan kerja keras itu jadi nyata. Seperti yang di lakukan oleh Supriady. Meskipun cuma modal otodidak namun sobat kita ini mampu mengaplikasikan sebuah mimpi mempunyai karya dan usaha sendiri bukan lagi jadi khayalan
Doi kini telah membuka usaha sendiri dan mampu mewujudkan semua yang dahulu hanya dalam angan-angannya.
Dari asalnya seorang pekerja dari sebuah bengkel elektronik biasa,kini doi sudah bisa mengembangkan diri menjadi seorang wirausaha muda di bidang Servis dan bisnis elektronika yang cukup banyak pelangganya. Kalangan sopir di muara wahau dan kongbeng ,hampir semuanya mengenal dan mempercayakan pekerjaan yang berurusan tentang elwktronik pasti kepadanya. Tak heran jika Nama PUJANGGA ELEKTRONIK yang menjadi brandnya Cukup dikenal di Muara wahau.
MODAL OTAK DAN ATIKKendala yang sering muncul dan pasti dijadikan alasan.orang untuk mengurungkan niatnya membuka usaha susah pasti masalah permodalan. Atau uang.
Namun hal itu tidak berlaku bagi Pemilik Bengkel elektronik  PUJANGGA ELEKTRONIK ini. Soalnya  awal membuka usaha di bidang servis elektronik itu  doa memulainya jadi tenaga ahli,dan dari skielnya itulah Doi nekad membuka usaha dengan memperbaiki,tape mobil. Dari yang manual sampai yang digital.
Dengan modal kemampuanya itulah doi mulai dipercaya pelangganya dengan hasil kerjanya yang memuaskan,dan mampu mengatasi berbagai masalah yang dikeluhkan para pelanggan tentang peralatan elwktronoknya yang sedang bermasalah.Bahkan doi mampu memodifikasinya,sehingga hasilnya sangat disukai oleh pelanggan atau calon pelangganya. Dari awal itulah doi mampu mengumpulkan modal untuk membuka usahanya yang sekarang.
TIDAK GENGSIAN.
SUPRIADY
Tidak mengenal kata atau kalimat gengsi,dalam.melakukan karya kerjanya.walaupun  dahulu tidak.memiliki modal ,bahkan cukup banyak orang yang  amun pemilik usaha servis imenyepelekannya ,justeru itu yang terus dijadikan pemicu semangatnya dalam berusaha. Doi,tidak mengenal kata sombong,tidak mengenal kata tidak  mau dalam.menerima segala jenis servisan yang berhubungan dengan elektronik..
Supri,begitu nama akrabnya dikenal.sampai saat ini tidak sungkan di suruh memperbaiki  lampu senter ,penanak nasi elektronik,dan bahkan segala jenis elektronik yang semestinya tidak layak diservis,namun doi menerima dan melakukannya dengan segala upayanya. Hingga konsumenya merasa puas atas kerja kerasnya.
MENYERVIS DIGITAL MENJADI UNGGULANNYA.
Saat ini doi lagi banyak.menerima semua jenis barang elektronik berjenis serba digital,yang kata sebagian orang bilang,rusak ya buang aja. Tv digital,layar lcd,plasma tv.semua mampu dikerjakan dan diservisnya. Jadi terbantah sudah bagi sebagian orang yang menganggap bahwa jenis elektronik seperti itu tidak bisa diperbaiki. (Pengecualian.).jika.kondisinya terbakar..!.
Ya kan ,guys. Untuk mendapatkan uang iti ternyata tidak semuanya harus tergantung bekerja pada perusahaan.
Sekedar motifasi,bahwa kita yang mempunyai Skiel,sebaiknya gunakan Skielnya untuk membangkitkan diri dan memperbaiki ekonomi keluarga.
Ayo terus berkarya guys.

Minggu, 02 April 2017

KONGBENG TERUS MENATA DIRI

Ketika hari minggu tiba saat yang paling di tunggu-tunggu oleh para pelaku bisnis retail di pasar marga mulya dan pasar wanasari juga oleh seluruh pedagang di sepanjang jalan poros antar propinsi KALTIM KALTARA  ini. Ruame banget bahkan sempat macet seperti melintasi jalan-di ibu kota layaknya.
Para pelaku bisnis di sini memasang harga yang begitu tinggi. Dan tetap laris manis. Lah wong ga ada yang ngawasi dan melarang ko?. Memang tidak semua pelaku bisnis di sini melakukan hal yang sama. Ada juga beberapa yang masih menggnggunakan hati nurani dan etika serta hukum agama yang mereka anut dalam berjual beli.
Andai masing-masing pedagang menggunakan hukum atau aturan jual beli dalam menjual barang daganganya,menurut syariat agamnya,pasti mereka akan cukup berhati-hati dalam melakukan jual beli.
Mungkin cuma itulah yang bisa dilakukan oleh para pelaku bisnis di Muara wahau dan kongbeng.
Ironinya pihak yang berwenang yang terkait dengan urusan beginian tetap tak menjalankan fungsinya.
Sehingga keberadaan ini terus berlanjut tak bisa dikendalikan lagi. (Istilah populernya SING PENTING ONO BARANGE AKU ISO TUKU.) Yang penting ada barangnya saya bisa beli.Red.
Maka tidak heran jika mereka mampu bersaing dalam permainan harga yang lincah ,semau gue? Dialah  yang akan jaya.
Pembeli adalah raja ?itu hanya berlaku saat dia masuk ke tolo itu dan pasti diperlakukan semanis mungkin. Tapi saat si pembeli menawar harga...heheh jangan harap di jawab.
Oya..yang menggelikan.lagi,ada beberapa penjual yang ogah banget mengembalikan uang kembalian dengan uang recehan atau lembaran seribu atau dua ribu. Maka tak heran jika ada pembelibyang marah saat menerima uang kembalianya dengan beberapa butir permen untuk mengganti pecahan uang kembalian,dengan alasan klasik. Maaf ga ada uang recehan ..?.padahal selembar uang recehan adalah hak mutlak si pembeli yang harus di siapkan oleh si pedagang.
Contoh nya saat saya membeli pulsa. 10 ribu dihargai 13 ribu. Uang saya 15.ribu. dengan tanpa beban si penjual merogoh permen 4 butir. ? Dengan wajah datar dan tidak merasa bersalah dia bilang trima kasih? Hehehe... peemainan bisnis yang liar biasa bukan. Seakan uang kecil yang jadi hak kita disepelekan.
Semoga pelaku bisnis di wilayah kita sadar bahwa pembeli adalah raja. Danharus mendapat penghargaan.

Rabu, 15 Maret 2017

HATI 2 PREDATOR ANAK

AWASI PREDATOR. HINDARKAN ANAK2 KITA DARI CENGKRAMANYA.-
Mari bersama kita peduli,jangan biarkan Menjadi korban kebejadan mental dan Moral manusia berkelakuan hewan. Terkadang kita tidak menduga bahwa Pelakunya ada disekitar kita.Bahkan dia Orang dekat kita Waspadalah,jangan Biarkan anak anak kita bebas bermain tanpa pengawasan dari ibu ,peran Ibu sangat penting dalam rumah Tangga ,sehingga kejadian kejadian Seperti itu bisa dihindari. Jangan biar Anak usia dini bebas memegang Hp Atau dibiarkan bebas bermain game yang temanya Bukan untuk anak-anak. Jadilah setiap dia bermain Diluar rumah,atau cari tau kemana dengan siapa dia bergaul. Mari peduli dengan keberadaan dan Pergaulannya saling ingatkan jika mereka berlaku _ menyimpang.

INIKAH ALASAN REVA GA MAU PACARAN.

http://oketekno.com/hiburan/26713/inikah-alasan-natasha-wilona-dan-verrell-bramasta-enggan-jalin-hubungan-asmara/?_utm_source=1-2-2

Sabtu, 11 Maret 2017

PROSESI ACARA LOMPLAI HARI INI ACARA PESYAI WET MIN

Pagi hari pukul 7 kami sudah berada di tengah kampung NEHAS LIAH BING.



bersama Mas bambang. Suasana nya begitu ramah tamah sambil menyaksikan acara pemasangan buah buahan hutan yang dipajang di sepanjang jalan pinggir kampung untuk dipajang selama 3 hari dan jangan sampai diambil sebelum waktu yang di tentukan ,jika diambil belum waktunya akan mendapat bala saat nanti penanaman padi berikutnya.Pemasangan buah hutan ini menandakan rasa syukuur atas  hasil panen tahun ini.
jadwal acara lomplai Desa wisata Nehas Liah Bing .

Jumat, 10 Maret 2017

HEBOH ISYU TERBARU PUTRA KIM JONG NAM

https://plus.google.com/+tyazayu/posts/XuUQiZWHG5L?_utm_source=1-2-2

LOMPLAI SEBAGAI PELESTARIAN BUDAYA DAYAK WEHEA

video
Sobat mengikuti proses pengambilan buah Guaqpis seru juga yea. Kami melewati sungai Wehea yang berarus deras dan lebar.Saya bersama rekan Bambang kontributor http://radiomuarawahau.com kami sekaligus beliau sebagai nara sumber pemberitaan untuk seksi Budaya pariwisata untuk Desa Nehas Liah Bing.Dimana kita ketahui Desa ini setiap Awal Maret sampai april,disesuaikan dengan perhitungan penanggalan adat istiadat Dayak suku wehea.Yang diperhitungkan oleh sesepuh para ketua adat Wehea. Setelah ada kesepakatan maka acara pun bisa dilaksanakan. Buah guaqpis ini adalah acara awal prosesi sakral yang diikuti oleh warga Nehas Liah bing.Tentu saja dipandu oleh  kepala adat dan ketua kampung atau kepala desa. Yang kebetulan pak LungMad. Menjadi kepala desa yang baru saja terpilih. Mengikuti semua prosesi acara. Warga Nehas Liah Bing yang ramah dan penuh kepedulian mencerminkan betapa desa ini layak menjadi Desa Budaya.

Laq Pesyai, menjadi pembuka dan awal kemeriahan prosesi pesta panen Lom Plai selama 1,5 bulan. Suku Dayak Wehea, senantiasa menyambut pesta panen ini dengan acara yang ramai dan menghibur bagi wisatawan yang datang pada akhir Februari.
Laq Pesyai menjadi ritual pembuka bagi kesuluruhan prosesi Lom Plai yang dilaksanakan oleh Suku Dayak Wehea. Ritual ini dilaksanakan setelah ritual paluhan gong pertama yang dilakukan sehari sebelumnya. Suku Dayak Wehea sendiri mendiami enam desa di Kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur, terutama Desa Nehes Liah Bing, Kalimantan Timur.
Setelah berakhirnya masa panen yang biasanya jatuh pada medio atau akhir Februari setiap tahunnya, masyarakat Suku Dayak Wehea segera memasuki berbagai ritual penuh makna yang terangkum dalam prosesi adat Lom Plai. Prosesi adat ini memang berlangsung selama waktu yang cukup panjang sekitar 1,5 bulan.
Prosesi adat Lom Plai merupakan alur dari semua pesta panen yang dilaksanakan oleh Suku Dayak Wehea. Ritual adat ini merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ledjie Taq, kepala adat Desa Nehas Liah Bing berpandangan, bahwa apabila satu ritiual adat terputus maka akan menghilangkan satu makna dari Lom Plai itu sendiri.
Sementara itu, kepala adat Desa Dea Beq, Tleang Lung juga berpendapat serupa. Ada beberapa desa yang saat ini tidak menjalankan ritual yang lengkap lagi karena beberapa kondisi dari masa lalu, misalnya pindah kampung atau ada sesuatu hal yang sangat besar terjadi, tanpa diungkapkan apa maksudnya.
Pada pagi hari saat Laq Pesyai, seluruh masyarakat menggunakan perahu dan mulai turun ke sungai untuk menuju bagian hulu Sungai Wehea, sekitar 4-5 rantau (tanjung). Lokasi upacara juga tidak bisa sembarangan, biasanya lokasi itu ditetapkan sehari sebelumnya tepatnya sore hari setelah paluhan gong pertama di pagi hari.
Kaum laki-laki berangkat terlebih dahulu untuk mencari lokasi yang telah ditentukan. Kemudian mereka bergotong-royong saat membersihkan tempat, sekaligus juga mendirikan jengeah (pondok) sebagai tempat istirahat dan makan bersama. Selanjutnya, mereka juga menyiapkan tempat untuk membakar pluq (lemang).
Rombongan kedua biasanya diikuti oleh kaum perempauan dan laki-laki yang membawa perlengkapan masak beserta bahan-bahan untuk pesta satu kampung tersebut. Keriuhan suasana akan langsung tertangkap ketika kita tiba di lokasi acara. Pembagian tugas berjalan alami tanpa adanya komando. Siapa yang mencari kayu bakar, siapa yang mencuci beras ketan, menyiapkan lauk dan sambal psooh (sambal khas Wehea yang sangat lezat), siapa yang mencari bambu untuk tempat gantungan pengsut (hiasan dari rautan kayu), siapa yang mencari rotan dan pesyai, dan masih banyak tugas lainnya, terorganisir dnegn sangat baik. Tanpa perlu koordinasi, seluruh warga berusaha mengambil dan memainkan perannya masing-masing.
Suasana semakin ramai menjelang siang. Anak-anak sekolah langsung bergabung ketika usai sekolah. Belum lagi para tamu dari luar kampung yang berdatangan untuk meramaikan suasana. Terlihat juga, para lelaki bergotong-royong merangkaikan rakit (pekhet heluq) di tepi sungai sebagai sarana untuk kembali ke kampung pada sore hari. Luar biasa dan sangat menarik melihat peran dari masing-masing warga.
Ketika waktu makan siang tiba, semua orang akan berkumpul diatas jengeah untuk menikmati santapan secara bersama. Pluq dibuka, lauk dibagikan, bungkusan nasi dalam daun pisang juga tidak ketinggalan. Semuanya menyantap hidangan dengan penuh kebersamaan. Bersama dalam berbagi, bersama dalam keceriaan, bersama karena bahagia bahwa panen telah selesai dan berhasil.
Kesibukan lebih besar akan mulai tampak ketika selesainya makan siang. Teriakan-teriakan khas Wehea semakin sering terdengar. Berbagai perlengkapan memasak langsung disimpun untuk dibawa pulang menggunakan perahu. Tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk anak-anak kecil yang belum bisa berenang dan para orang tua laki-laki dan perempuan.
Pekhet Heluq
Kini tiba waktunya untuk mengarungi Sungai Wehea menggunakan rakit. Semua perahu disekitar tempat upacara segera dikosongkan alias bersih dan dibawa kembali ke Kampung demikian sekilas tentang kegiatan lomplai.Kiriman Beang Abu.
Buah guaqpis atau petete.
Suasana ramai pawai rakit pembawa buah guaqpis.diarak diatas rakit melalui sungai wehea

Kamis, 09 Maret 2017

PROSESI AWAL KEGIATAN LOMPLAI DI DESA BUDAYA NEHAS LIAH BING MUARA WAHAU.1.

Hari ini warga Desa budaya NEHAS LIAH BING tengah sibuk mempersiapkan pengambilan buah ketete(versi kutai)guaq piss (versi dayak segera). Dimana pengambilan buah tersebut berada di jalur alur sungai wehea.Menurut kepercayaan adat dayak segera buah tersebut dipercayai sebagai pembawa berkah saat nanti penanaman padi berikutnya.Buah tersebut akan dipajang di seluruh penjuru kampung  Bebas Liah Bing.
Buah inilah yang dimaksud untuk dipetik
Singgah di sebuah dermaga kecil menyiapkan perbekalan dan peralatan.
Eko ketua panitianya Lompat Nenas lain Bing

Kamis, 26 Januari 2017

KH : AHMAD MUWAFIK DAKWAH ALL ROUND DALAM RANGKA MAULID NABI DI DESA MARGA MULYA KONGBENG 17-12-2016 DIHADIRI RIBUAN JAMAAH.



ACARA MAULID NABI DI DESA MAKMUR JAYA  BERLANGSUNG DENGAN MERIAH.. 

Saya sangat bersyukur,dan terima kasih  kepada Khususnya Ketua NU kutai timur atas sumbangsihnya yang sangat besar pada umat kami di Kongbeng. 
Demikian yang di ungkapkan Ketua Majlis Taklim Al ikhsan Kongbeng.H.NASRUDIN 
TENTANG ACARA MAULID NABI KALI INI.

" Saya bangga dan terharu dengan suksesnya acara yang di gelar oleh Muslimat Kongbeng
dalam rangka memperingati Maulud nabi Besar  Muhamad Saw.
Alhamdulilah ribuan orang hadiri acara ini. Meskipun dalam kesederhanaan,tapi kerja keras panitia cukup mendapat apresiasi. Saya bangga sebagai pengurus \muslimatan \kongbeng. terutama saya ucapkan terima kasih untuk seluruh panitia yuang terlibat,seperti pemuda ansor dan banser kongbeng .Terima kasih saya juga ucapkan buat Ibu Encek Firgasih Wakil anggota dewan  Kutai timur atas bantuanya  membagikan seragam dan dana operasional kegiatan ,acara untuk Muslimatan Kongbeng,sehingga membuat suasana sejuk dan berkesan istimewa,walau jalan becek namun antusias warga begitu tinggi,dan tidak menyurutkan semangat ibu-ibu muslimat untuk hadir dan  yang lebih menngharukan,sekaligus membanggakan semua ormas islam hadir didalam acara trersebut,seperti. NU,muslimat,IrmaBanser,Ansor Fatayat sekecamatan Kongbeng ini jarang sekali terjadi di kongbeng.Semua ini diprakarsai oleh Muslimat desa Marga mulya "
Demikian ungkapan ibu Endah,selaku Motifator Muslimatan se kecamatan kongbeng dan wahau.
Mengomentari suksesnya acara Muslimatan yang siang ini digelar di pelataran Masjid Jalan anggrek Desa Marga mulya kongbeng..

Acara siang itu dihadiri oleh seorang kiyai NU yang sengaja di datangkan dari Jogjakarta. KH Ahmad Muwafiq.( Yang siang sampai dengan malam serta pagi dan siang lagi beliau menghadiri 5 tempat di tiga desa di kongbeng.) ini memberikan tausiayah tentang  betapa hebat dan kuatnya seorang wanita,serta motifasi menarik untuk kaum hawa .



Selain dihadiri oleh ribuan jamaah \muslimatan,ibu Camat kongbeng pun ikut hadir memberikan dukungan dalam acara yang digelar.Acara yang berlangsung di beberapa tempat itu selalu dihadiri oleh  ribuan jemaah dari berbagai desa dari tiga kecamatan.Muara wahau,Kongbeng,Telen.
Demikian juga disampaikan  Pak Mustopa (ketua panitia penyelenggara) beliau merasa bersyukur dengan kekompakan seluruh yang terlibat.Dalam Pidato sambutannya,intinya beliau mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga.

Hadir pula unsur Muspika ,diwakili oleh Camat kongbeng Furkani dan kepala Kantor KUA kecamatan kongbeng. serta Ladi purnomo sebagai Kades Marga  Mulya kongbeng.

                                                                                             Acara inipun di liput oleh radio on line  www.radiomuarawahau.com
Satu jam sebelum acara dimulai Warga muslimat terus berdatangan,
Acara ini juga di hibur oleh Group rebana kesayangan Desa marga Mulya


Pengunjung jang didominasi oleh busana berwarna hijau itu cukup antusias mengikuti acara demi acara yang di tampilkan.

MATERI DAKWAH YANG DI SAMPAIKAN OLEH  KH: AHMAD MUWAFIQ  UNIK
Demikian kesan yang disampaikan oleh pak H.Sulis. Saat mengomentari isi dakwah yang disampaikan KH:Ahmad muwafiq  di desa makmur jaya pada tanggal 18-12-2016  hari minggu lalu.Dalil yang disampaikan sangat mengena dalam kehidupan keseharian kita ..pokoke unik lah..heheh. Demikian lanjutnya.


 Acara Maulud nabi yang diselenggarakan oleh majlis Taklim Alikhsan ini sengaja mendatangkan  kiyai  tunggal. Cukup menarik dimana pada pengajian-pengajian lain selalu menampilkan dai kondang yang berbeda. namun pada hari besar islam kali ini Majelis Taklim Alikhsan mendapat kado istimewa dari Ketua Nahdatul ulama Kutai timur. Pk kiyai yang berambut gondrong ini di daulat berdakwah di 5 tempat dalam rangka acara yang sama. Untuk wilayah NU kecamatan Kongbeng.

Nampak hadir juga camat muara wahau Yuriansyah dan Camat Kongbeng  Furkani antusias mengikuti isi  ceramahnya yang memang sangat unik dan menarik .
acara ini dihadiri oleh ribuan kaum muslimin dari 2 kecamatanm yang memang kini sedang naik daun dalam segala hal.
Isi ceramah dan ulasannya bahkan sampai mengundang gelak tawa hadirin. Semisal ketika Beliau KH Ahmad Muwafiq mengilustrasikan tentang betapa pentingnya mengajarkan doa -doa untuk aanak-anak sejak usia dini. " ada seorang anak Tk, bu pak. di kebun saat ikut ayah bundanya,dia melihat hantu yang menyeramkan,tentu saja si anak panik dan takut sekali. hantu itu sepertinya sengaja menggoda si anak Tk tersebut. Setelah si anak sadar dan ingat bahwa doa itu bisa mengusir hantu,klata ibu guru.. maka sianakpun melafaskan doa menjelang makan. dan kebetulan memang doa itulah yang dia ingat. setelah sianak melafaskan doa itu,sihantu tadi lari tunggang langgang. Kata si hantu.. busyet gua mo dimakan sama ank kecil itu..ya takutlah..?
 Itulah sekelumit isi dakwah yang disampainya.. sederhana tapui sangat mengena.
Pasukan banser kongbeng juga selalu hadir dan menjaga keamanan jalannya acara membantu bapak-bapak polisi kita Acara Maulud nabi di beberapa desa di kongbeng ini sangat meriah .

















Senin, 09 Januari 2017

TOSERBA GLEN MART

                                             

SEDANG DIPUTAR SAAT INI


 Kini telah hadir di kota mu sebuah toko yang serba memanjakan keinginan kamu akan kebutuhan semilan bahan pokok,yang dikemas dan di tampilkan secara apik,rapi dan menarik dalam suasana bersih dan menyenangkan untuk dikunjungi ,layaknya Super market. hingga kamu bisa dengan mudah memenuhi dan menemukan barang yang kamu cari. Guys glen mart mengajak kamu memenuhi segala keibutuhan bahan makanan yang kamu suka.. semua serba ada. jika terlintas di benakmu ingin berbelanja yang nyaman lengkap ,murah dalamsuasana super market? kunjungi saja kami.Letaknya tidak jauh dari kantor bank Bri hingga kamu bisa dengan cepat mendapatkan dana belanjanya,soo di Glend mart bisa belanja dan bayar dengan kartu debit kamu.. penasaaran ya kaya apa suasananya.. chekidot.. liat di foto ini..
Tempat  parkir yang luas
kamu bisa bebas memarkir kendaraan mu disini,dan GRATIS.



Tata letak rak barangnya rapih dan mudah dicari
Makanan kemasan dan makanan siap saji sangat lengkap disiapkan sesuai kesukaanmu? Kebutuhan para jomblo  bisa ditemui disini semuanya ga bikin minder.

kasir dan spg yang ramah  serta cantik ,memudahkan kamu saat bayar ga pake ribet,karena bisa pake kartu debit kamu.dan barang belanjaan kamu siap dibantu masuk ke mobil atau kendaraanmu,oleh paara petugasnya yang cekatan.
Penasaran yaa..yoi.. datang ya alamatnya ada di atas tuh..GLEN MART  menjawab pertanyaan kamu dimana belanja aman dan menyenangkan.

IKLAN

TRAVEL MITRA NIAGA MUARA WAHAU

SEDANG DI PUTAR SAAT INI