Jumat, 08 Januari 2016

TABUNG LPG 3 KG DI MUARA WAHAU KONGBENG ,JARUM PETUNJUK TEKANAN DIREGUATORNYA KURANG ,ADA APA?


Ibu-ibu dan Warga pengguna LPG 3Kg Mengeluh saat menggunakan LPG 3Kg .Diindikasikan  ada yang tidak beres,saat kita membeli menukar mengisi ulang tabung LPG 3 KG.
Kami temukan di lapangan (pengguna akhir) konsumen LPG 3Kg. Di Muara wahau kutai timur,paling tidak demikian yang kami dapatkan di lapangan,seperti gambar berikut ini,yang ditunjukanoleh salah satu pengguna Gas LPG 3 kg,yang menanyakan apakakah jarum petunjuk jarum di Regulatornya cuma sampai di angka 4 saja?  Setelah di cek,ternyata hampir semua ibu-ibu di Muara wahau dan kongbeng menunjukan hal yang sama. coba mari kita perhatikan gambar ini. Pengguna LPG 3kg ibu -ibu dari beberapa netizen Muara wahaupun mengatakan hal yang sama.Gambar ini diambil sela waktu 30 detik setelah pemasangan dari membuka segel plastik yang juga kondisinya sudah sangat kendur
 Ini komentar Para netizen
.Dedi S · Berteman dengan Suara Kutim
jarumnya masih normal / tdk coba cek dulu.
SukaBalas1 jam
Adien Janwarie Adien Janwarie NORMAL,DAN SEMUA IBU2 MENANYAKAN HAL YG SMA ,DNG KASUS YG SMA.,PAK.
SukaBalas1 jam
Adien Janwarie Adien Janwarie SY pernah membeli tabung gas lpg yg besar baru untuk pertama kali,dan saat dipasng jarum petunjuknya full mentok. tdk seperti tabung Lpg 3kg.itu?
Adien Janwarie Adien Janwarie

Tulis balasan...

Beel Sya juga sering kya gt.mengecewakan aja emang
Batal SukaBalas21 jam
Adien Janwarie Adien Janwarie NORMAL,DAN SEMUA IBU2 MENANYAKAN HAL YG SMA ,DNG KASUS YG SMA.,PAK.
SukaBalas1 jam
Givi Alentasya mw ikut nanya dong d cikupa tangerang gal LPG lg susah bngt nih d cri,si kmpreet2 pd bilang ktnya hrga trun ko mlah stoknya yg gk da,,blang ja gk mw rugi..itu kta kmpret2 d sini
Batal SukaBalas159 menit
Zakia Damayanti Mgkn bisa juga karet dlmnya rusak jadi gas nya keluar smile emotikonpengalaman saya krn dulu pernh kerja di pertamina perak
SukaBalas57 menit
Etza Nozi ngga cm tabung 3kg pak..yg 12kg jg biasa sya dpt bgitu..isix kurang
Batal SukaBalas152 menit
Mari kita baca tulisan ini sebagai Refrensi .http://www.kompasiana.com/trm/lpg-tekanannya-kurang_5500f92ba333111e735128c2
LPG tekanannya kurang? 13 Juli 2011 05:39:45 Diperbarui: 26 Juni 2015 03:43:09 Dibaca : 4,574 Komentar : 3 Nilai : 1 Beberapa kawan di Pertamina menceritakan kesulitan mereka menghadapi sekelompok orang (mungkin LSM) yang menhujat bahwa tekanan LPG pada tabung mereka kurang, sehingga mereka mengembalikan tabung itu ke agen di mana mereka membeli. Agen ini kemudian mengajukan klaim ke Pertamina. Biang keroknya adalah pengukur tekanan yang sekarang banyak menyertai regulator LPG. Pada umumnya bentuk penunjuk tekanan gas tidak mempunyai skala dengan angka, tetapi hanya memiliki skala warna, dan tak ada standarisasi apa makna warna-warna itu. Contoh yang ditampilkan dalam gambar memiliki tiga warna, yakni biru di sebelah kiri, hijau di tengah, dan merah di bagian kanan. Pada ujung skala biru tertulis "empty" (kosong), lalu bagian hijau ditulisi "Full" (penuh), sedangkan bagian merah ditulisi "danger" (bahaya). Dimana  seharusnya jarum berada untuk tabung LPG yang masih penuh? Tepat pada garis antara hijau dan merah? Di tengah pita hijau? Tepat di garis antara biru dan hijau? Tak ada penjelasannya. Tetapi kalau misalnya ketika pertama kali anda memasang regulator ini pada tabung yang baru dibeli, dan jarumnya menunjuk pada bagian tengah pita hijau, maka ini membuat anda berharap pada tabung berikutnya penunjukkan paling tidak harus sama, atau lebih tinggi (mendekat ke arah merah). Bagitu anda mengganti tabung dan menemukan penunjukkannya lebih dekat ke biru, anda cenderung untuk menuduh penjual gas telah mengurangi isi tabung anda. Tidak begitu. Timbang saja. Kalau anda, misalnya, membeli gas dalam kemasan 3 kiloan, bacalah data pada tabung, berapa berat tabung tersebut pada saat kosong. Misalnya tertulis 5,1 kg. Timbanglah tabung baru anda. Kalau beratnya 8,1 kg, maka gas anda baik-baik saja. tak perlu memperhatikan benar jarum penunjuk tekanan. Begini. Tekanan LPG tergantung kepada dua hal: 1. komposisi antara propana dan butana, dan 2. suhu. Makin banyak propananya, makin tinggi tekanannya. Makin tinggi suhunya, makin tinggi  pula tekanannya. Jadi kalau cuaca sedang panas, jarum penunjuk akan bergerak kekanan. Pada cuaca dingin, jarum penunjuk akan bergerak ke kiri. Bila gas sedang dipakai, terjadi penguapan dalam tabung yang berakibat turunnya suhu dalam tabung. Ini juga akan menyebabkan jarum bergerak ke kiri. Mana yang lebih baik, propana atau butana? Berapa persen propana dan berapa persen butana seharusnya? Spesifikasi LPG di Indonesia ditetapkan oleh Dirjen Migas. Dalam hal tekanan ditetapkan: tekanan maksimumnya adalah 145 psig (10,2 kg/cm2) pada suhu 100 oF (37,7 oC). Pada kondisi ini, perbandingan volume cairan propana dengan butana adalah 80:20. Karena makin banyak propana tekanan makin tinggi, spesifikasi ini mensyaratkan kadar volume propana dalam LPG tidak boleh melampaui 80%. Atau, LPG yang beredar di Indonesia harus memiliki kadar volume butana paling sedikit sebanyak 20%. Jadi LPG di Indonesia tidak boleh hanya terdiri dari propana (propana 100%, tekanan tinggi), tetapi boleh hanya terdiri atas butana (butana 100%, tekanan rendah). Pertamina memiliki beberapa sumber LPG dalam negeri, yaitu yang berasal dari lapangan-lapangan gas, dan dari kilang-kilang minyak. Komposisi LPG yang dihasilkan lapangan gas kurang lebih 60% propana dan 40% butana (tekanan agak tinggi). Sedangkan LPG yang berasal dari kilang minyak adalah 30% propana dan 70% butana (tekanan agak rendah). Bila LPG berasal dari impor, racikan Pertamina adalah 50% propana, 50% butana, perbandingan berat. Tekanannya jadi sedang. Kembali kepada pertanyaan mana lebih baik, propana atau butana? Hampir tak ada bedanya, kecuali tekanannya tadi. Propana lebih tinggi. Nilai energi keduanya hampir sama (MJ/mol, butana sedikit lebih tinggi, sekalipun tekananya lebih rendah). Kalau anda pergi ke puncak Jayawijaya, dimana suhu lingkungannya dibawah nol derajat Celsius, anda memang tidak dapat menggunakan LPG yang isinya butana  100%, karena butana sedikit sekali uapnya pada suhu di bawah nol. Butana tak akan menyala. Propana masih akan menyala sampai suhu minus 30 derajat  Celsius. Itulah sebabnya di negara-negara yang memiliki musim salju, komposisi LPGnya  akan lebih banyak propananya pada musim dingin. Di negara kita, butana 100% tidak ada masalah sepanjang tahun. Jadi, jangan gunakan penunjuk tekanan itu sebagai patokan. Penunjuk tekanan ini juga tidak dapat digunakan atau ditera  untuk mengira-ngira berapa sisa LPG dalam tabung. Timbang saja.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/trm/lpg-tekanannya-kurang_5500f92ba333111e735128c2

IKLAN

TRAVEL MITRA NIAGA MUARA WAHAU

SEDANG DI PUTAR SAAT INI