Selasa, 26 Januari 2016

PERSETERUAN PILKADA KUTIM berakhir di MK Pemenangnya tetap ISMU KB.

PLAYER RADIO MUARA WAHAU ON LINE








Hampir selama dua bulan Masyarakat kutai timur bertanya -tanya, bagai mana Persoalan perselisihan Hasil Pilkada serentak di KUTAI TIMUR? .Hingga Suhu politikpun makin memanas terutama di medsos, yang merupakan alat ampuh untuk mengglang dukungan, tercatat dalam ku run waktu enam bulan saja group facebook dari ketiga pasangan kandidat sangat banyak, terutama akun facebook yang mengusung Ismu -kb dan Ardiansyah- Alfian aswad sangat sengit diperbincangkan. Sehingga ada diantara pemilik akun pendukung fanatik salah satu pasangan, berusaha saling klaim, bahkan sampai ada yang sengaja menebar spam di halaman facebook .Sebuah proses kedewasaan demokrasi warga kutim masih sedang belajar berjalan sesuia angan mereka.yang paling penting adalah tetap terjaganya kamtibmas.Itu yang harus terus dijaga, Pada akhirnya sengketa hasil pilkada alhamdulilah dapat terselesaikan di
Pengadilan lembaga Dengan amar putusan, MK menolak permohonan pihak Pemohon.

.Dengan Demikian putusan MK tersebut menjadi jawaban dari semua pembicaraan netizen, ataupun yang sudah terlanjur pro dan kontra.Harus syarat kenyataan dengan legowo.mengingat Kutai Timur harus tetap melanjutkan kegiatan pembangunan,
kedamaian dan ketenangan harus dirasakan oleh masyarakat pasca Pilkada. yang akhirnya akan berdampak positif dalam rangka melaksanaan pembangunan, dengan berakhirnya persoalan di pilkada lewat putusan MK.Kini Kutai timur memiliki bupati baru hasil pilkada 9 desember meskipun kita menyayangkan harus berakhir dengan keputusan MK yang menyatakan putusanya, menolak permohonan pihak pemohon.
Selamat untuk bapak Ismunandar dan bapak Kasmidi bulang. Sebagai bupati terpilih, untuk memimpin pembangunan di kutim 5 tahun kedepan.Mari kita kawal Janji Kampanye ia bersama seluruh partai pengusungnya.

"Perjuangan yang luar biasa dari kami Tim Ismu KB yang memang luar biasa, Ini bukti rasa cinta atas pemimpin yang arif .. Siang malam kami terus dan terus bekerja tanpa pamrih ..Kami bangga menjadi bagian dari tim ses Ismu Kb." Demikian ungkapan rasa bangga daripak Ali Baco,lewat sosmed kepada kami.
https://www.facebook.com/aliebaco






Wonderful Kutim ~ SEJARAH SINGKAT KABUPATEN KUTAI TIMUR







DSC_0007
Sekretariat Kabupaten Kutai Timur

KABUPATEN KUTAI TIMUR, merupakan salah satu hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai, berdasarkan Undang – Undang Nomor 47 Tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Nunukan, Malinau, Kutai Barat, Kutai Timur dan Kota Bontang. Pemekaran Kabupaten Kutai menjadi beberapa otonom sejak tahun 1995, dengan melibatkan perguruan tinggi diantaranya Universitas Kutai Kartanegara dan Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Keinginan Pemerintah Kabupaten Kutai tertuang dalam keputusan DPRD Kabupaten Kutai NO. 170/SK-03/57/01/1997, tanggal 7 februari 1997 dan keputusan DPRD Provinsi Kaimantan Timur NO. 08 tahun 1999 Tanggal 31 Maret 1999.
Dengan semangat reformasi telah merespon pemerintah Pusat dan DPR-RI, sehingga melahirkan UU No. 47 Tahun 1999 dalam sidang DPR-RI pada tanggal 4 Oktober 1999, telah menyetujui kawasan kerja pembantu Bupati wilayah Muara Wahau, yang membawahi lima kecamatan yakni Kecamatan Muara Bengkal, Muara Ancalong, Muara Wahau, Sangkulirang dan Sangatta sebagai wilayah Kabupaten Kutai Timur yang beribukota di Kecamatan Sangatta. Pada tanggal 12 Oktober 1999 oleh Menteri Dalam Negeri AD Intern – Faisal Tanjung, bertempat di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta, Kabupaten Kutai Timur resmi berdiri dengan ditandai Penandatanganan Prasasti serta pengangkatan Drs. Awang Faroek Ishak, MM, M.Si. sebagai Pejabat Bupati Kutai Timur.
Pada tanggal 28 Oktober 1999, sebagai pejabat Bupati Drs. H. Awang Faroek Ishak, MM, M.Si mengangkat sejumlah pejabat diantaranya Drs. Ruddy Basrun Gamas sebagai Sekretaris Kabupaten Kutai Timur pertama serta beberapa Assisten, Kepala Dinas, Kepala Badan dan Kepala Bagian dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur. untuk menjalankan roda Pemerintahan, Bupati dan Sekretaris Daerah serta pejabat lainnya menggunakan Balai Desa Sangatta Utara sebagai pusat kegiatan Pemerintahan dan menyewa rumah-rumah warga masyarakat untuk kantor Dinas dan Badan lainnya. Dari gedung yang sederhana tersebut dirumuskann berbagai prĂ³gram pembangunan, termasuk pembentukan Lembaga Legislatif Kabupaten Kutai Timur.
Kehadiran DPRD Kutai Timur yang beranggotakan 25 orang dibawah kepemimpinan Abdal Nanang berkantor di gedung film Sahara, yang sekarang menjadi gedung Buana Mekar. semakin meningkatkan kwalitas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, Terilihnya Drs. H. Awang Faroek Ishak, MM, M.Si dan Mahyudin, ST sebagai Bupati dan Wakil Bupati Periode 2001-2006 melalui pemilihan DPRD Kabupaten Kutai Timur. seiring dengan tuntutan pelayanan pda tanggal 18 Agustus 2000, dimekarkanlah beberapa kKecamatan baru diantaranya Kecamatan Busang, Telen, Kongbeng, Bengalon, Kaliorang, dan Sandaran. sehingga menjadi 11 Kecamatan dan pada tahun 2001 Kantor Bupati dan DPRD menempati kantor baru yang berada dijalan Soekarno-Hatta.
Setelah terjadi perubahan kepemimpinan pada tahun 2003, dimana Drs. H. Awang Faroek Ishak, MM. M.Si sebagai penggagas program Gerdabang Agri mengikuti suksesi pemilihan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur dan jabatan Bupati Kutai Timur diserahkan kepada Mahyudin, ST, MM sampai tahun 2006. Memasuki tahun ke 4 tepatnya tanggal 11 Oktober 2003, oleh Bapak DR. H. Hamzah Has, Wakil Presiden Republik Indonesia telah meresmikan Kawasan Pusat Pemerintahan Bukit Pelangi yang menjadi kebanggaan Masyarakat Kutai Timur. seiring tuntutan pelayanan dan pembangunan pada bulan November tahun 2005 diresmikan pemekaran 7 kecamatan baru, diantaranya Kecamatan Long Mesangat, Batu Ampar, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Kaubun dan Kecamatan Karangan sehingga menjadi 18 Kecamatan.
Pada tahun 2006 melalui pemilihan langsung, tampuk kepemimpinan Kutai Timur kembali dipimpin oleh Drs. H. Awang Faroek Ishak, MM, M.Si dan Ir. H. Isran Noor, M.Si sebagai Wakil Bupati Kutai Timur. Pada tahun 2008 H. Awang Faroek Ishak terpilih menjadi Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, dan jabatan Bupati Kutai Timur dipimpin oleh Ir. H. Isran Noor, M.Si dan Drs. H. Ardiansyah Sulaiman sebagai Wakil Bupati Kutai Timur sampai dengan Tahun 2011. Pada tahun 2011, pasangan Ir. H. Isran Noor, M.Si  dan Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si memenangkan Pemilukada Kutai Timur periode 2011-20016, yang dalam perjalanannya memimpin Kabupaten Kutai Timur jabatan Bupati Kutai Timur dilanjutkan oleh Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si hingga akhir masa jabatan Tahun 2006.
Saat ini Kabupaten Kutai Timur patut berbangga, karena dalam perjalanan panjangnya mampu melahirkan beberapa tokoh yang berada ditingkat pusat, diantaranya Mahyudin, ST, MM yang menjabat sebagai Wakil Ketua MPR-RI serta DR. Ir. H. Isran Noor, M.Si yang menjadi tokoh Nasional
Kabupaten Kutai Timur dengan luas wilayah 35.747,50 KM atau 17% dari luas wilayah Kalimantan Timur, pada awal berdirinya sebanyak 5 Kecamatan dan 54 Desa dengan jumlah penduduk masih dibawah 200 ribu jiwa, kini sudah menjadi 18 Kecamatan dan 135 Desa dengan jumlah penduduk 412.698 Jiwa. Meningkatnya jumlah penduduk Kutai Timur berdampak pula terhadap keanggotaan DPRD Kabupaten Kutai Timur yang semula sebanyak 25 orang anggota, sekarang menjadi 40 anggota. keadaan ini semakin meningkatkan demokrasi rakyat, hubungan harmonis antara Eksekutif dan Legislatif menjadikan Kutai Timur semakin berkembang, dan masyarakat semakin sejahtera.
pemekaran Kutai Timur telah membuat kawasan pesisir dan pedalaman berkembang pesat, sejumlah Kecamatan baru seperti Kongbeng, Rantau Pulung, Bengalon, Kaliorang, Kaubun dan Sandaran berkembang menjadi sentra pertanian, perternakan, dan perikanan hingga sertor lain seperti perkebunan kelapa sawit yang tersebar hampir disemua Kecamatan,
Penyempurnaan sekaligus peningkatan Kwalitas Sumber daya Manusia serta pembangunan disemua sektor, terutama akses jalan dan jembatan, berikut infrastruktur lainnya yang telah membuka isolasi dan komunikasi, serta rentang jarak dan waktu tempuh semakin dekat yang sudah dirasakan masyarakat Kutai Timur saat ini.
Sumber; Humas Kutim., BZ Vst.Kutim DSDR.


Sabtu, 23 Januari 2016

MUARA WAHAU #tidaktakut.SOSIALISASI TENTANG RADIKALISME DAN TERORISME.

Acara ini di gelar di Gedung serba guna Desa Wahau baru.Hari Sabtu tanggal 23.Januari 2016 pukul 9; 00-11; 00.
Muara wahau # tidaktakut.Seperti yang diungkapkan oleh para netizen .ungkapan itu pun di sampaikan oleh Bapak Kapolsek Sukirno , dan warga muara wahau.Muspika kecamatan Muara wahau akhirnya sepakat melaksanakan acara sosialisasi bersama .Soaialisasi Cegah radikalisasi teroris di wilayah Muara wahau khususnya di kutai timur pada umumnya.Hadir dalam acara itu Unsur Muspika sebagai penyelenggara dan unsur masyarakat dari mulai tokoh pemuda dan tokoh agama.adat dan juga tokoh pemerintah desa.

Pembicara kedua tampil bapak komandan koramil muara wahau.makin memperjelas .bahwa terorisme itu bertujuan menghancurkan NKRI dengan dalih agama. Seperti Isis. Isis adalah ancaman yang sangat membahayakan.

diharapkan setelah adanya pertemuan sosialisasi itu.maka masyarakat dapat memahami bahaya yang ditimbulkan .Apabila gerakan radikal itu berada di lingkungan masyarakat kita. Seperti Gafatar. Memang awal mulanya gerakan itu bagus dan sangat membantu kehidupan bagi warga miskin. Memang itulah sasaran utama gerakan itu .dalam merekrut anggotanya. Untuk itu.digarapkan pada warga agar bisa menjaga anggota keluarganya dari paham atau ajaran yang sesat dan biasanya mereka membentuk suatu kelompok pengajian atau sejenisnya. Sehingga mereka bisa dengan mudah merekrut anggotanya lewat pengajian itu.

Benteng keluarga lebih tepat untuk mencegah berkembangnya paham radikal yang selalu mengatas namakan agama. Sehingga akibatnya bisa memicu konflik horizontal. Acara berlangsung selama dua jam.berlangsung di gedung serba guna wahau baru. Hari ini jam 9 sampai jam 11.
 Untuk lebih detail tentang apa dan bagaimana gerakan ormas GAFATAR ? Berikut sebagai refrensinya .

KESESATAN GAFATAR
Assalammualaikum ........
Mungkin tidak banyak dari kita yang mengenal Komunitas ini, Insya Allah saya akan membahas tentang ajaran sesat ini ....
GAFATAR (Gerakan Fajar Nusantara) dideklarasikan pada tanggal 21 Januari 2011, yang dipimpin oleh Mahful M Tumanurung, kalo kita perhatikan dengan seksama tentang Namanya, namanya Gerakan Fajar Nusantar, tapi koq sesat ya ???
Nih saya akan Jelaskan, GAFATAR Adalah Suatu Komunitas pengganti KOMAR (Komunitas Millah Abraham), yang sudah lama dibubarkan karena sesat oleh MUI Depok beberapa Tahun yang Lalu, sebelum GAFATAR Ketahuan oleh VOA ISLAM, Saya sudah mengetahuinya terlebih dahulu, Karena saya adalah Mantan Pengikut GAFATAR DPP wilayah Provinsi Jawa Barat, waktu itu saya menjabat sebagai Sekretaris DPL 1 Wilayah Sumedang, padahala Rumah saya ada di Bandung ..... Saya akan menceritakan waktu pertama saya gabung di Ormas Sesat Tersebut ....

Kejadiannya sudah lama, saya gak inget kapan saya gabung, tapi waktu pertama saya diajak itu pada Bulan Ramadhan tahun 2011 yang lalu, disana saya mendapatkan Ilmu tentang Islam, doktrin mereka adalah Bahwa Islam adalah Dien, Bukan Agama, terus saya juga diajarkan tentang 7 Sisitem mereka, saya udah Lupa sistem-sistemnya apa aja, maklum saya udah lama keluar karena ada yang berbeda dari ajaran Islam yang dipeluk kita-kita ini, setelah beberapa jam kita membahas tujuan Mereka, terus waktunya istirahat, nah keganjilan mereka dimulai dari sisni, mereka Tidak Melakukan Shaum Ramadhan, wah, bener-bener sesat nih, karena waktu itu bulan Ramdhan, harusnya mereka Shaumkan ??? mereka gak Shaum, malah mereka memakan Mie Instan didepan mata saya, mereka Bilang bahwa Shaum itu TIDAK Berguna, mereka bilang bahwa Ibadah -ibadah Ritual Kita, seperti Shalat, Shaum, Zakat, Ibadah Haji, tau yang lain-lain itu tidak berguna Bila 7 Sistem mereka tersebut belum terlaksanakan di Indonesia, Alhamdulillah, saya Masih Shaum waktu itu, karena saya belum masuk Anggota mereka ... ..
Kesesatan mereka terus terlihat, dalam pembahasan selanjutnya setelah istirahat tersebut, mereka memaparkan bahwa Mereka tidak mengakui Hadits sebagai pedoman mereka, alias mereka TIDAK percaya Hadits, ehm, makin menyimpang aja nih .........
terus, mereka Bilang bahwa Nabi Muhammad SAW / Rasulullah SAW Adalah ketrunan Fir'aun, terus, mereka tidak memakai bahasa Arab gitu, kaya Assalammualaikum.wr.wb, mereka ganti dengan Damai Sejahtera, dsb.
woooooow, pernyataan mereka lebih buruk nih ...... ...
Setelah pertemuan tersebut, 1 Bulan setelahnyapun, saya ditunjuk menjadi anggota mereka, dengan Janji dibawah:
Baca Artikel selengkapnya di: http://www.semuatentangislam.org/.../05/kesesatan-gafatar.html

Rabu, 20 Januari 2016

PANDU F PRODUKTION VIDEO SYUTING TERLARIA


Sedang diputar sekarang


KLIK disini untuk pengguna Apple 
KLIK DISINI Untuk pengguna Blackberry 
Live ifen yang direkam oleh pandu Produktion sudah tak terhitung jumlahnya. Masyarakat Kita rupanya sudah mulai melek teknologi,sehingga hal ini sangat membuka lebar kesempatan bagi para pengusaha  dibidang Digital entertaiment.untuk berkarya dan berusaha dibidang ini.
Dari beberapa usaha studio rental video syuting digital video,yang ada di Muara wahau,dan Kongbeng Pandu F produktion menempati urutan pertama,yang jadi pilihan warga,Karena kwalitas pelayanan dan harganya yang terjangkau.Kualitas tampilan video tidaklah jauh beda dengan Hasil Studio yang lain,yang menjadikan Pandu F produktion  banyak jadi pilihan adalah kecepatan pelayanan saat memproduksi Hasil shutingan.Hingga pelanggan merasa puas,karena dapat secepatnya menikmati hasilnya.

Jumat, 08 Januari 2016

TABUNG LPG 3 KG DI MUARA WAHAU KONGBENG ,JARUM PETUNJUK TEKANAN DIREGUATORNYA KURANG ,ADA APA?


Ibu-ibu dan Warga pengguna LPG 3Kg Mengeluh saat menggunakan LPG 3Kg .Diindikasikan  ada yang tidak beres,saat kita membeli menukar mengisi ulang tabung LPG 3 KG.
Kami temukan di lapangan (pengguna akhir) konsumen LPG 3Kg. Di Muara wahau kutai timur,paling tidak demikian yang kami dapatkan di lapangan,seperti gambar berikut ini,yang ditunjukanoleh salah satu pengguna Gas LPG 3 kg,yang menanyakan apakakah jarum petunjuk jarum di Regulatornya cuma sampai di angka 4 saja?  Setelah di cek,ternyata hampir semua ibu-ibu di Muara wahau dan kongbeng menunjukan hal yang sama. coba mari kita perhatikan gambar ini. Pengguna LPG 3kg ibu -ibu dari beberapa netizen Muara wahaupun mengatakan hal yang sama.Gambar ini diambil sela waktu 30 detik setelah pemasangan dari membuka segel plastik yang juga kondisinya sudah sangat kendur
 Ini komentar Para netizen
.Dedi S · Berteman dengan Suara Kutim
jarumnya masih normal / tdk coba cek dulu.
SukaBalas1 jam
Adien Janwarie Adien Janwarie NORMAL,DAN SEMUA IBU2 MENANYAKAN HAL YG SMA ,DNG KASUS YG SMA.,PAK.
SukaBalas1 jam
Adien Janwarie Adien Janwarie SY pernah membeli tabung gas lpg yg besar baru untuk pertama kali,dan saat dipasng jarum petunjuknya full mentok. tdk seperti tabung Lpg 3kg.itu?
Adien Janwarie Adien Janwarie

Tulis balasan...

Beel Sya juga sering kya gt.mengecewakan aja emang
Batal SukaBalas21 jam
Adien Janwarie Adien Janwarie NORMAL,DAN SEMUA IBU2 MENANYAKAN HAL YG SMA ,DNG KASUS YG SMA.,PAK.
SukaBalas1 jam
Givi Alentasya mw ikut nanya dong d cikupa tangerang gal LPG lg susah bngt nih d cri,si kmpreet2 pd bilang ktnya hrga trun ko mlah stoknya yg gk da,,blang ja gk mw rugi..itu kta kmpret2 d sini
Batal SukaBalas159 menit
Zakia Damayanti Mgkn bisa juga karet dlmnya rusak jadi gas nya keluar smile emotikonpengalaman saya krn dulu pernh kerja di pertamina perak
SukaBalas57 menit
Etza Nozi ngga cm tabung 3kg pak..yg 12kg jg biasa sya dpt bgitu..isix kurang
Batal SukaBalas152 menit
Mari kita baca tulisan ini sebagai Refrensi .http://www.kompasiana.com/trm/lpg-tekanannya-kurang_5500f92ba333111e735128c2
LPG tekanannya kurang? 13 Juli 2011 05:39:45 Diperbarui: 26 Juni 2015 03:43:09 Dibaca : 4,574 Komentar : 3 Nilai : 1 Beberapa kawan di Pertamina menceritakan kesulitan mereka menghadapi sekelompok orang (mungkin LSM) yang menhujat bahwa tekanan LPG pada tabung mereka kurang, sehingga mereka mengembalikan tabung itu ke agen di mana mereka membeli. Agen ini kemudian mengajukan klaim ke Pertamina. Biang keroknya adalah pengukur tekanan yang sekarang banyak menyertai regulator LPG. Pada umumnya bentuk penunjuk tekanan gas tidak mempunyai skala dengan angka, tetapi hanya memiliki skala warna, dan tak ada standarisasi apa makna warna-warna itu. Contoh yang ditampilkan dalam gambar memiliki tiga warna, yakni biru di sebelah kiri, hijau di tengah, dan merah di bagian kanan. Pada ujung skala biru tertulis "empty" (kosong), lalu bagian hijau ditulisi "Full" (penuh), sedangkan bagian merah ditulisi "danger" (bahaya). Dimana  seharusnya jarum berada untuk tabung LPG yang masih penuh? Tepat pada garis antara hijau dan merah? Di tengah pita hijau? Tepat di garis antara biru dan hijau? Tak ada penjelasannya. Tetapi kalau misalnya ketika pertama kali anda memasang regulator ini pada tabung yang baru dibeli, dan jarumnya menunjuk pada bagian tengah pita hijau, maka ini membuat anda berharap pada tabung berikutnya penunjukkan paling tidak harus sama, atau lebih tinggi (mendekat ke arah merah). Bagitu anda mengganti tabung dan menemukan penunjukkannya lebih dekat ke biru, anda cenderung untuk menuduh penjual gas telah mengurangi isi tabung anda. Tidak begitu. Timbang saja. Kalau anda, misalnya, membeli gas dalam kemasan 3 kiloan, bacalah data pada tabung, berapa berat tabung tersebut pada saat kosong. Misalnya tertulis 5,1 kg. Timbanglah tabung baru anda. Kalau beratnya 8,1 kg, maka gas anda baik-baik saja. tak perlu memperhatikan benar jarum penunjuk tekanan. Begini. Tekanan LPG tergantung kepada dua hal: 1. komposisi antara propana dan butana, dan 2. suhu. Makin banyak propananya, makin tinggi tekanannya. Makin tinggi suhunya, makin tinggi  pula tekanannya. Jadi kalau cuaca sedang panas, jarum penunjuk akan bergerak kekanan. Pada cuaca dingin, jarum penunjuk akan bergerak ke kiri. Bila gas sedang dipakai, terjadi penguapan dalam tabung yang berakibat turunnya suhu dalam tabung. Ini juga akan menyebabkan jarum bergerak ke kiri. Mana yang lebih baik, propana atau butana? Berapa persen propana dan berapa persen butana seharusnya? Spesifikasi LPG di Indonesia ditetapkan oleh Dirjen Migas. Dalam hal tekanan ditetapkan: tekanan maksimumnya adalah 145 psig (10,2 kg/cm2) pada suhu 100 oF (37,7 oC). Pada kondisi ini, perbandingan volume cairan propana dengan butana adalah 80:20. Karena makin banyak propana tekanan makin tinggi, spesifikasi ini mensyaratkan kadar volume propana dalam LPG tidak boleh melampaui 80%. Atau, LPG yang beredar di Indonesia harus memiliki kadar volume butana paling sedikit sebanyak 20%. Jadi LPG di Indonesia tidak boleh hanya terdiri dari propana (propana 100%, tekanan tinggi), tetapi boleh hanya terdiri atas butana (butana 100%, tekanan rendah). Pertamina memiliki beberapa sumber LPG dalam negeri, yaitu yang berasal dari lapangan-lapangan gas, dan dari kilang-kilang minyak. Komposisi LPG yang dihasilkan lapangan gas kurang lebih 60% propana dan 40% butana (tekanan agak tinggi). Sedangkan LPG yang berasal dari kilang minyak adalah 30% propana dan 70% butana (tekanan agak rendah). Bila LPG berasal dari impor, racikan Pertamina adalah 50% propana, 50% butana, perbandingan berat. Tekanannya jadi sedang. Kembali kepada pertanyaan mana lebih baik, propana atau butana? Hampir tak ada bedanya, kecuali tekanannya tadi. Propana lebih tinggi. Nilai energi keduanya hampir sama (MJ/mol, butana sedikit lebih tinggi, sekalipun tekananya lebih rendah). Kalau anda pergi ke puncak Jayawijaya, dimana suhu lingkungannya dibawah nol derajat Celsius, anda memang tidak dapat menggunakan LPG yang isinya butana  100%, karena butana sedikit sekali uapnya pada suhu di bawah nol. Butana tak akan menyala. Propana masih akan menyala sampai suhu minus 30 derajat  Celsius. Itulah sebabnya di negara-negara yang memiliki musim salju, komposisi LPGnya  akan lebih banyak propananya pada musim dingin. Di negara kita, butana 100% tidak ada masalah sepanjang tahun. Jadi, jangan gunakan penunjuk tekanan itu sebagai patokan. Penunjuk tekanan ini juga tidak dapat digunakan atau ditera  untuk mengira-ngira berapa sisa LPG dalam tabung. Timbang saja.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/trm/lpg-tekanannya-kurang_5500f92ba333111e735128c2

Rabu, 06 Januari 2016

DI KUTAI TIMUR TERNYATA MASIH ADA DESA YANG BELUM PUNYA KANTOR BPD DAN KANTOR LPM?


Sedang diputar sekarang


KLIK disini untuk pengguna Apple 
KLIK DISINI Untuk pengguna Blackberry 
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=481196138651422&id=430919487012421&fref=nf

LPADK KUTIM
Marjaki Gugat Perdata Ketua DPRD Kutai Timur
Selasa, 21 Januari 2014 23:11
SANGATTA, Pimpinan DPRD Kabupaten Kutai Timur hingga saat ini belum memastikan jadi tidaknya pelantikan dua legislator pengganti dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kutim dari Partai Kedaulatan, Mastur Djalal dan Yulianus Palangiran. Padahal Februari mendatang, proses PAW sudah kadaluarsa.Atas situasi tersebut, calon legislator pengganti, Marjaki, Senin (20/1/2014), memasukkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Sangatta perihal perbuatan melawan hukum Ketua DPRD Kutim, Alfian Aswad. Gugatan tersebut bernomor perkara Nomor.02/pdt.G/2014/PN.SGT"Saya memasukkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Sangatta karena Pimpinan DPRD Kutim telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan mengabaikan SK PAW yang diterbitkan Gubernur Kaltim," kata Marjaki.Selain menggugat perdata, Marjaki juga ikut serta sebagai tergugat intervensi setelah Yulianus Palangiran menggugat Gubernur Kaltim di PTUN Samarinda karena telah menerbitkan SK PAW. Dalam langkah hukumnya, Marjaki didampingi kuasa hukum Gigih Pramundita dari Jakarta.Marjaki juga menyayangkan proses penyelidikan di Polres Kutim yang berjalan lamban. Marjaki menjadi terlapor karena diduga memalsukan dokumen. "Penyelidikan polisi sangat lamban, sehingga terkesan mengintervensi proses politik," katanya.Senada dengan Marjaki, calon legislator pengganti dari Partai Pelopor, Agus Obet, bakal melaporkan balik David Rante ke polisi dengan delik pencemaran nama baik. Sebelumnya David Rante telah melaporkan Agus Obet dengan tuduhan pemalsuan dokumen."Untuk diketahui, proses PAW dari KPU, DPRD, Bupati Kutim dan telahaan staff Gubernur Kaltim sudah selesai dan dinyatakan memenuhi syarat. Saat SK sudah mau di tandatangani gubernur, saudara David menemui gubernur dan dan menyatakan kalau dokumen saya palsu," kata Obet, Selasa (21/1/2014)."Sehari setelah itu, David lapor ke polisi dan dokumen saya yang ada pada gubernur disita dan gubernur tidak mau menandatanganinya. Dokumen disita polisi sejak tanggal 21 Oktober 2013 dan sampai saat ini tidak ada kejelasan," katanya.Obet menegaskan bahwa proses usulan PAW sudah prosedural. Termasuk dari pengurus partai Pelopor Kutim. Namun belakangan oknum tertentu membuat kepengurusan tandingan dan melakukan lobi ke pengurus pusat untuk merancukan situasi."Saya pun merasa ada oknum aparat yang punya kepentingan tertentu untuk menghalangi proses politik. Proses penyelidikan sangat lamban. Dalam hal ini kami yang dirugikan, karena Februari proses PAW sudah kadaluarsa. Kalau saya terbukti tidak memalsukan dokumen, percuma juga karena Februari sudah kadaluarsa," katanya.Karena itu ia memutuskan melaporkan balik David Rante dengan delik pencemaran nama baik. Namun ia heran, karena ada salah satu oknum penyelidik perkara awal yang menolak untuk menerima berkas laporan Agus. "Ada oknum yang menolak dengan mengatakan tidak bisa melaporkan balik selama penyelidikan kasus awal sedang berjalan. Ini aturan dari mana?" KatanyaMenanggapi hal tersebut, Kapolres Kutim, AKBP Edgar Diponegoro, membantah bahwa kepolisian menghalangi proses politik PAW di DPRD Kutim. Ia menyebut penyelidikan tindak pidana tentu membutuhkan waktu."Proses penyidikan tindak pidana itu membutuh waktu. Mohon bisa bersabar. Tidak sedikit pun ada tendensi dari kepolisian untuk menghalangi proses politik. Kalau memang harus dilantik, silakan laksanakan pelantikan," katanya.Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Yogie Hardiman, mengatakan saat ini proses penyelidikan sudah sekitar 90 persen. "Kami masih akan meminta keterangan pakar hukum pidana dalam waktu dekat," katanya.Sebagaimana diwartakan, Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, telah menerbitkan surat keputusan pemberhentian dan pergantian antar waktu (PAW) dua anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Mastur Djalal dan Yulianus Palangiran, tanggal 11 Oktober 2013. Surat tersebut diterima Pimpinan DPRD Kutim beberapa hari kemudian.Dalam SK tersebut disebutkan bahwa Mastur akan digantikan Suliansyah dan Yulianus digantikan Marjaki. Namun karena belum bisa menerima keputusan tersebut, Yulianus akhirnya menggugat SK Gubernur Kaltim tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda.Marjaki menilai Gugatan di PTUN kan tidak menghentikan proses politik di PAW. Terlebih sudah ada SK Gubernur Kaltim sebagai payung hukum. Bilamana nantinya PTUN memberikan putusan yang membatalkan kedudukannya, ia menyatakan siap untuk menerima.Ia mencontohkan bahwa DPRD Kutim sebelumnya juga melakukan pelantikan anggota DPRD yang lain dalam proses PAW. Padahal saat itu sedang berlangsung gugatan perdata di Pengadilan Negeri Sangatta dari pihak yang digantikan untuk membatalkan pergantian dan pelantikan.Pada sisi lain, belum diperoleh konfirmasi dari Pimpinan DPRD Kutim terkait pelantikan legislator pengganti. Dalam wawancara sebelumnya, Ketua DPRD Kutim, Alfian Aswad mengatakan masih menunggu putusan atau fatwa dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda.Sebelum putusan MK terbit, awalnya enam anggota DPRD Kutim telah mengajukan pengunduran diri sesuai Peraturan KPU. Namun pascaputusan MK, mereka kemudian mencabut pengunduran diri tersebut. Proses inilah yang belakangan menjadi dinamika tersendiri.Penulis: Kholish CheredEditor: Adhinata KusumaSumber: Tribun Kaltim
PROGRAM PELATIAN KAPASITAS PELAKU LEMBAGA BPD DAN LPM.
yang dilaksanakan oleh Kantor UPK KONGBENG dan MUARA WAHAU, terungkap.Ternyata masih ada beberapa BPD dan LPM desa di Kutai timur banyak yang belum memahami dan mengetahui apa tugas dan fungsinya sebagai lembaga desa,bahkan ada diantara beberapa desa yang tidak mempunyai kantornya.Hal itu terungkap saat tutor dari BAPEMAS Kutai timur ,Pak Rusli.menanyakan pada peserta pelatian.Yang terdiri dari Ketua dan anggota Bpd dan Lpm,se wahau dan kongbeng.

Klik disini untuk dengarkan pemaparanya

























Kegiatan ini dilaksanakan oleh UPK Unit pengelola kegiatan 
Kecamatan Muara wahau dan kongbeng.



IKLAN

TRAVEL MITRA NIAGA MUARA WAHAU

SEDANG DI PUTAR SAAT INI