Jumat, 10 Juli 2015

TATA KRAMA KITA MAKIN LEMAH..KENAPA ADA APA?

PESAN MORAL KAMI PADA ANDA:

SEPERTINYA ADAT ISTIADAT UNTUK MENGHORMATI ORANG LEBIH TUA DENGAN KALIMAT PAK SAJA SUDAH TIDAK POPULER,DAN MEDIA KITA BERUSAHA MENGHAPUS  TATA KRAMA ITU
bahkan rasa hormat kepada pemimpimpun kini bahasa kita sudah terlalu berani melencengkan adat budaya tatakrama dan sopan santun sebagai bangsa yang katanya penuh rasa hormat dan tatakrama tentram raharja,berbagai media,ya dimulai dari media yang menggerus dan menghapus tata krama menyebut dan menghormat orang,walau kita ga tau apakah  orang yang disebut namanya itu suka atau tidak? terlepas dari itu semua,mari kita luruskan kembali perkataan dan penyebutan untuk orang yang lebih tua dari kita,ldalam hal usia atau pun pengalaman hidupnya dengan menyebut 1.Kakatau mbak ,pak atau ibu,pada orang yang lebih tua daari kita. Bukankah secara individu mereka telah berpengalaman dalam segala hal,nah pengalaman hidupnya itulah yang kita hargai,sebab diakui atau tidak orang yang lebih tua dari kita adalah sebagai  contoh atau sample hidup,terlepas dari baik buruknya orang itu,minimal kita bisa mengetahui segala hal adalah dari orang yang lebih tua dari kita,atau  orang yang telah lebih dulu lahir dari kita,.. Jika hal ini kita abaikan bukankah sama saja kita telah sombong pada diri kita sendiri dengan tidak memposisikan diri pada trah atau urutan usia kita.. Tidak terlalu riskan? katanya ga usah dipersoalkan? kata media ..mau disebut namanya saja atau gelar dan jabatanya .itu ga soal ?
kalau itu sih memang ciptaan orang itu sendiri .. tapi kalau gelar pak ibu, kaka, embak? itukan sudah sejak kita lahir harus diakui adanya, kenapa sekarang dengan kesombongan media? atau mungkin karenaƂ kecongkakan yaan mereka hingga mereka merasa lebih berada diatas segalanya sehingga tak sanggup untuk menyebut kalimat Pak Atau Ibu> di depan nama mereka?
Pliiss banget mari kita revisi kekeliruan yang diperpanjang dan dipopulerkan oleh media ini? entah dari mana asal Keberanian penyebutan nama orang tanpa menyebut  yg lebih tua dengan kak atau yang lebih muda dengan dik,bahkan untuk menyebut nama presiden dengan Pak saja tidak mampu lagi disebutkan,
Ada apa ini?








IKLAN

TRAVEL MITRA NIAGA MUARA WAHAU

SEDANG DI PUTAR SAAT INI